https://blitar.times.co.id/
Pendidikan

Rumah Baca Padma Hadirkan Ruang Pertemuan Literasi, Seni dan Budaya di Purwodadi Pasuruan

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:24
Rumah Baca Padma Hadirkan Ruang Pertemuan Literasi, Seni dan Budaya di Purwodadi Pasuruan Pengunjung Rumah Baca Padma Semambung, Purwodadi, Pasuruan tampak asik berdiskusi tentang literasi, Minggu (25/1/2026) (FOTO: Rumah Baca Padma for TIMES Indonesia)

TIMES BLITAR, PASURUAN – Ratusan buku berjajar rapi memenuhi rak kayu setinggi kurang lebih dua meter di Rumah Baca Padma, Semambung, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Tiga pemuda tampak asik membuka lembar demi lembar bacaan pilihan mereka. Ada buku bertema filsafat, sejarah, hingga novel. Sebagian besar buku tersebut adalah koleksi pribadi penulis senior Wina Bojonegoro, yang juga merupakan pendiri Rumah Baca Padma.

Sebagai pegiat literasi, Wina bersama suami tercinta, Yoes Wibowo, ingin menghadirkan sebuah ruang pustaka dengan sentuhan kegiatan seni dan budaya. Tempat berkumpul anak-anak, pemuda, serta para bunda yang ingin terus belajar dan berkarya.

Wina mengungkapkan, Rumah Baca Padma memang lahir dari kerinduan akan ruang bersama yang memadukan kehangatan literasi dan keindahan seni.

“Kami ingin Rumah Baca Padma menjadi taman pengetahuan, tempat di mana anak-anak bisa tumbuh dengan imajinasi, dan ibu-ibu serta remaja putri bisa kembali menemukan semangat belajar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (25/1/2026).

Pengunjung-Rumah-Baca-Padma-Semambung-b.jpg

Wina juga berharap Rumah Baca Padma akan menjadi pusat pembelajaran, kreativitas, dan kebersamaan.

Gayung bersambut. Kepala Desa Capang, Yahya, beserta jajaran perangkat dusun setempat memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Dalam peresmian acara potong tumpeng pada Sabtu (24/1/2026) kemarin, turut hadir pula para sahabat dan kolega penulis Wina Bojonegoro, serta sejumlah pelukis yang merupakan rekan dari Yoes Wibowo.

Kehadiran para penulis dan seniman ini menambah semarak suasana, sekaligus menegaskan bahwa Rumah Baca Padma tidak hanya menjadi ruang literasi, tetapi juga wadah ekspresi seni dan budaya.

Pendirian bangunan Rumah Baca Padma sendiri terwujud berkat dukungan para pembeli buku Bilangan 60, karya Wina Bojonegoro yang memperoleh Penghargaan Sutasoma.

Selain itu, pembangunan juga mendapat bantuan dari program CSR Padmatour Organizer, sehingga memungkinkan terwujudnya ruang baca yang nyaman dan representatif. Koleksi buku kemudian diperkaya dengan sumbangan dari sejumlah sahabat dan kolega. 

Dengan demikian, Rumah Baca Padma hadir sebagai ruang bersama yang tumbuh dari semangat gotong royong, kepedulian, dan cinta terhadap ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Kepala Desa Capang, Yahya, dalam pidatonya menegaskan dukungan penuh terhadap keberadaan Rumah Baca Padma.

“Kami menyambut baik hadirnya Rumah Baca Padma di Semambung. Ini bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang kebersamaan yang akan memperkuat budaya literasi dan seni di desa kami. Semoga Rumah Baca Padma menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dan seluruh warga,” ungkapnya.

Acara peresmian kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai dimulainya perjalanan Rumah Baca Padma sebagai pusat literasi dan seni di Semambung. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Blitar just now

Welcome to TIMES Blitar

TIMES Blitar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.