https://blitar.times.co.id/
Berita

Jemaah Haji Ponorogo 2026 Lampaui Kuota, 127 Orang Masuk Cadangan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:29
Jemaah Haji Ponorogo 2026 Lampaui Kuota, 127 Orang Masuk Cadangan Marjuni, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ponorogo (Foto: Antara)

TIMES BLITAR, PONOROGO – Antusiasme masyarakat Kabupaten Ponorogo untuk menunaikan ibadah haji di musim haji 2026 M/1447 H  menunjukkan tren yang sangat positif.

Berdasarkan data terbaru dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Ponorogo, jumlah jemaah yang telah merampungkan kewajiban administrasi pelunasan melampaui alokasi kursi yang tersedia.

​Tercatat sebanyak 572 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Bumi Reog telah resmi melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Angka ini melebihi kuota reguler yang ditetapkan untuk Kabupaten Ponorogo, yakni sebesar 547 kursi. Akibatnya, terdapat 127 jemaah yang kini berstatus sebagai cadangan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Ponorogo, Marjuni, mengonfirmasi kondisi kelebihan beban (over quota) tersebut.

Menurutnya, fenomena ini menunjukkan kesiapan mental dan finansial warga Ponorogo yang sangat matang untuk berangkat ke Tanah Suci.

​"Memang benar, jumlah jemaah yang melunasi Bipih melampaui kuota yang ditetapkan. Dari total 572 jemaah yang sudah lunas, rinciannya adalah 445 jemaah reguler dan 127 jemaah masuk kategori cadangan," ujar Marjuni, Jumat (23/1/2026).

​Marjuni menjelaskan bahwa jemaah cadangan tersebut memiliki peran penting dalam skema pemberangkatan.

Mereka dipersiapkan untuk mengisi kekosongan kursi apabila ada jemaah reguler yang terpaksa batal berangkat karena alasan kesehatan, wafat, atau kendala administratif lainnya.

​"Ratusan jemaah yang masuk kursi cadangan ini sudah menyatakan kesiapan untuk diberangkatkan sewaktu-waktu. Jika ada kursi reguler yang kosong, mereka otomatis naik mengisi slot tersebut," tambahnya.

​Meski terdapat daftar cadangan, pihak KHU Ponorogo tetap optimis mengenai kelancaran proses pemberangkatan.

Marjuni menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu koordinasi rekapitulasi data dari tingkat Provinsi Jawa Timur. Mengingat sifat kuota haji yang dinamis secara regional, peluang tambahan kursi masih terbuka lebar.

​Mengenai jadwal, jemaah haji asal Ponorogo diperkirakan akan masuk dalam kelompok terbang (kloter) awal.

"Kami memproyeksikan pemberangkatan paling lambat dilakukan pada April 2026. Masih ada waktu sekitar tiga bulan untuk persiapan," jelas Marjuni.

​Pihak KHU Ponorogo  mengimbau agar seluruh jemaah, baik reguler maupun cadangan, untuk terus menjaga kondisi fisik dan segera melengkapi dokumen biometrik serta administrasi lainnya. (*)

Pewarta : M. Marhaban
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Blitar just now

Welcome to TIMES Blitar

TIMES Blitar is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.