UNU Blitar Perkuat Riset Mahasiswa PIAUD Lewat Seminar Problem Solving
UNU Blitar menggelar seminar riset berbasis problem solving untuk mahasiswa PIAUD guna mendorong inovasi dan penelitian aplikatif di bidang pendidikan anak usia dini.
BLITAR – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar terus mendorong peningkatan kualitas akademik mahasiswa melalui penguatan riset berbasis pemecahan masalah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui seminar bertajuk “Dari Masalah ke Inovasi: Riset PAUD Berbasis Problem Solving” yang digelar di Kampus I UNU Blitar, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan persoalan di lapangan, khususnya dalam dunia pendidikan anak usia dini.
Seminar menghadirkan dua narasumber dari Universitas Negeri Malang (UM), yakni Evania Yafie, M.Pd., Ph.D. dan Dr. Riska Pristiani, S.Pd., M.Pd., yang memberikan penguatan materi baik dari sisi konseptual maupun teknis penelitian.
Ketua Prodi PIAUD UNU Blitar, Dessy Farantika, M.Pd., mengatakan kegiatan ini dirancang untuk melatih mahasiswa agar mampu melihat fenomena di sekitar secara ilmiah dan kritis.
“Kami mendorong mahasiswa tidak berhenti pada teori, tetapi mampu mengidentifikasi persoalan riil di dunia PAUD, kemudian merumuskannya menjadi penelitian yang solutif. Hasil riset diharapkan tidak hanya tersimpan di perpustakaan, tetapi juga dapat dipublikasikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan problem solving menjadi penting karena dinamika pendidikan anak usia dini menuntut solusi berbasis data dan kajian ilmiah.
Dalam pemaparannya, Evania Yafie menekankan bahwa setiap permasalahan dalam proses pembelajaran dapat menjadi titik awal lahirnya inovasi.
“Masalah dalam pembelajaran bukan hambatan, melainkan peluang untuk menghasilkan riset yang berdampak. Riset harus kontekstual, aplikatif, dan mampu menjawab kebutuhan,” katanya.
Selain itu, mahasiswa juga dibekali teknik penulisan karya ilmiah yang sistematis dan memenuhi standar akademik agar hasil penelitian dapat dipublikasikan secara luas.
Sementara itu, Dr. Riska Pristiani menyoroti pentingnya ketepatan metode dan kedalaman analisis dalam penelitian.
“Penelitian yang baik harus didukung data valid dan metode yang tepat agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan serta memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan,” paparnya.
Seminar ini berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengikuti materi mulai dari identifikasi masalah, penyusunan kerangka teori, metode penelitian, hingga teknik penulisan artikel ilmiah.
Melalui kegiatan ini, Prodi PIAUD UNU Blitar menargetkan lahirnya peneliti muda yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi berbasis riset untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

