TIMES Blitar/Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 5 menggelar sosialisasi anti-bullying di SMA Muhammadiyah 1 Blitar, Jumat (15/8/2025).(Foto: UMM Malang)

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM Malang) yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 5 menggelar sosialisasi anti-bullying di SMA Muhammadiyah 1 Blitar, Jumat (15/8/2025).

TIMES Blitar,Jumat 15 Agustus 2025, 21:33 WIB
3.6K
Z
Zaenal Arifin

TIMESINDONESIAMahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM Malang) yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 5 menggelar sosialisasi anti-bullying di SMA Muhammadiyah 1 Blitar, Jumat (15/8/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara PMM UMM dan pihak sekolah, dengan fokus pada pencegahan perundungan serta advokasi bagi korban. Pemateri PMM UMM, Galang Tito Pamungkas, mengatakan program ini terinspirasi dari maraknya kasus perundungan di wilayah Malang Raya.

“Melalui sinergi ini, kami berharap lahir generasi anti-bullying yang mampu menjadi garda terdepan melindungi generasi di bawahnya,” ujarnya.

Sosialisasi diawali dengan pertemuan perencanaan antara PMM UMM dan pihak kesiswaan. Dua materi utama yang dibahas adalah upaya memutus rantai perundungan serta langkah advokasi jika ditemukan korban. Dalam pelaksanaannya, PMM UMM bertindak sebagai fasilitator dan pendamping, sementara pihak sekolah menjadi mitra aktif dalam pengawasan dan penerapan nilai anti-bullying.

Acara berlangsung di laboratorium IPA sekolah, diikuti seluruh siswa, guru, dan perwakilan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Kegiatan dikemas interaktif melalui sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan pemutaran video edukasi yang menggambarkan dampak nyata perundungan.

Sebagai puncak kegiatan, para siswa menandatangani Deklarasi Anti-Bullying di atas spanduk bertuliskan “Perubahan Dimulai dari SMAone”. Penandatanganan dilakukan secara bergiliran, disaksikan guru, pihak kesiswaan, dan tim PMM UMM. Beberapa siswa juga menuliskan pesan singkat sebagai bentuk komitmen pribadi.

Deklarasi tersebut berisi komitmen untuk tidak melakukan perundungan, tidak membiarkan perundungan terjadi, dan siap membantu korban dengan melapor kepada pihak berwenang. Spanduk deklarasi kemudian dipajang di ruang utama sekolah sebagai pengingat bagi seluruh warga sekolah.

PMM UMM berharap SMA Muhammadiyah 1 Blitar dapat menjadi sekolah percontohan dalam menegakkan nilai anti-bullying, sehingga dapat menginspirasi sekolah lain di Blitar untuk melakukan langkah serupa.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Zaenal Arifin
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Blitar, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.