TMMD Ke-127 Kodim 0808 Blitar Gelar Penyuluhan Bencana Alam di Desa Krisik
Program non-fisik TMMD Ke-127 Kodim 0808 Blitar menghadirkan penyuluhan kebencanaan bagi warga Desa Krisik, Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan mitigasi masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam
BLITAR – Kegiatan non-fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang digelar Kodim 0808 Blitar terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyuluhan bencana alam yang dilaksanakan di Balai Kelurahan Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Senin (2/3/2026).
Penyuluhan ini menjadi bagian dari rangkaian TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Tujuannya jelas: meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan mitigasi warga dalam menghadapi potensi bencana di wilayahnya.
Sinergi TNI dan BPBD
Dalam pelaksanaannya, Kodim 0808 Blitar bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan edukasi komprehensif kepada masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis bencana, langkah penanganan awal saat terjadi keadaan darurat, hingga strategi pengurangan risiko bencana di tingkat desa.
Narasumber dari BPBD, Hario, menekankan pentingnya kesiapan individu dan keluarga dalam situasi darurat.
“Dengan pengetahuan yang memadai, warga diharapkan dapat meminimalkan dampak dan kerugian yang ditimbulkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya evakuasi mandiri, memahami sistem peringatan dini, serta mengenali potensi ancaman di lingkungan sekitar sebagai langkah awal mitigasi.
Pembangunan Fisik dan Mental Harus Seimbang
Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-127 Kapten Inf Hendrik dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kebencanaan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah.
Menurutnya, pembangunan fisik seperti perbaikan jalan atau fasilitas umum harus diimbangi dengan peningkatan wawasan dan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, hasil program TMMD dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui penyuluhan ini, Satgas TMMD Ke-127 berharap warga Desa Krisik menjadi lebih tangguh, sigap, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana alam. Sinergi antara TNI, BPBD, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan desa yang aman serta memiliki daya tahan tinggi terhadap risiko bencana.
Program ini menegaskan bahwa ketahanan wilayah tidak hanya dibangun dengan beton dan aspal, tetapi juga dengan pengetahuan dan kesiapan warganya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




