TIMES BLITAR, BANDUNG – Rifka, seorang pramugari kereta api yang tangguh, lahir di Bandung dan kini berusia 20 tahun. Dia merupakan anak kedua dari empat bersaudara dan memiliki latar belakang pendidikan menengah atas.
Ia memulai karier di PT Super Air Jet selama kurang lebih 2 tahun sebagai Flight Attendant, sebuah langkah yang diambil dengan penuh semangat dan komitmen untuk masa depan keluarga. Di luar pekerjaan, Rifka memiliki hobi berenang dan aktif di media sosial dengan akun Instagram @rifkatanaya.
Perjalanan Karier yang Inspiratif
Dalam menjalaninya Rifka memulai perjalanan kariernya dengan penuh keyakinan dan tekad. Awalnya, ia bergabung sebagai Daily Worker dan menjalani masa percakapan selama empat bulan.
Namun, kegigihan dan dedikasinya membuahkan hasil. Rifka akhirnya berhasil diangkat menjadi PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), dan hingga saat ini, ia masih berperan sebagai Train Attendant di Bandung.
"Saya percaya bahwa jika menginginkan sesuatu, maka harus berusaha keras untuk meraihnya. Kalimat If I want it, I will work for it. If I'm working for it, I will work until I get it menjadi prinsip hidup yang saya pegang teguh," katanya kepada TIMES Indonesia, Rabu (2/4/2025).
Meskipun tergolong baru di PT KAI, Rifka berhasil mendapat kepercayaan untuk berpartisipasi dalam berbagai event besar yang diselenggarakan oleh perusahaan. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa pihak perusahaan menghargai dedikasi dan kerja kerasnya.
Prestasi dan Pelatihan Profesional
Dalam hal ini Rifka tidak hanya bekerja keras, tetapi juga terus mengembangkan diri dengan berbagai pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan bidang pekerjaannya.
Beberapa pencapaian yang ia raih antara lain:
1. Initial New Hire Training Aircraft Type Rating A320 for Flight Attendant (25 Agustus 2022)
2. Aviation Knowledge (9 Mei 2022)
3. Service Excellence (3 Juni 2022)
4. Crewmember Emergency Training (4 Juli 2022)
5. First Aid and Aviation Physiology (27 Juli 2022)
6. Cabin Crew Certificate (21 December 2022)
"Pelatihan-pelatihan tersebut memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik di dunia perkeretaapian. Keinginan untuk terus belajar dan berkembang menjadikan lebih percaya diri dalam menjalani tugas sehari-hari," ujarnya.
Motivasi Keluarga yang Menguatkan
Dia menyebutkan bahwa motivasi terbesar dalam hidupnya adalah keluarganya. Ia merasa bertanggung jawab untuk memastikan kehidupan keluarga tetap terjaga. Lebih lanjut dirinya merasa sangat terdorong dan memiliki motivasi lebih untuk terus memberikan yang terbaik bagi ibu, kakak, dan adik-adiknya, yang selalu mendukung dan memberi semangat padanya.
“Orang tua selalu mendukung saya dalam setiap langkah yang diambil. Mereka tidak pernah meragukan keputusan ini, dan itulah yang membuat saya merasa percaya diri. Begitu juga dengan teman-teman, mereka sering memberi apresiasi lewat media sosial. Dukungan ini sangat berarti,” ucapnya.
Harapan dan Rencana Masa Depan
Rifka berharap ke depannya bisa terus mengembangkan kemampuannya, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk PT KAI. Ia bercita-cita agar suatu hari nanti menjadi pribadi yang dihargai tanpa perlu memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, karena kualitas kerjanya sudah terbukti.
“Bekerja di PT KAI tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberi saya pengalaman yang luar biasa. Lingkungan kerja yang mendukung membuat merasa nyaman, dan saya tidak pernah merasa tertekan dengan menjalani pekerjaan ini dengan hati yang senang,” imbuhnya.
Ingat Pesan Orang Tua
Lebih jauh Rifka juga berbagi pandangannya mengenai orang tua dan pengorbanan mereka. Ia yakin dan percaya bahwa meskipun orang tua tidak selalu sempurna, mereka selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.
“Orang tua selalu memikirkan apa yang tidak bisa mereka berikan, dan anak-anak memikirkan apa yang tidak mereka dapatkan. Jangan terlalu keras pada orang tua karena mereka tidak pernah benar-benar hidup untuk dirinya sendiri. Mereka tetap pahlawan kita, apapun keadaan mereka,” sambungnya.
Dengan semangat yang tinggi dan tekad yang bulat, Rifka terus berjuang untuk keluarga dan kariernya. Ia percaya bahwa pengorbanannya akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan bagi dirinya dan orang-orang yang ia cintai. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Rifka, Pramugari Kereta Api Asal Bandung yang Tangguh dan Rela Berkorban untuk Keluarga
Pewarta | : Wandi Ruswannur |
Editor | : Faizal R Arief |